INDOMARET
Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara
.
Strategi pemasaran Indomaret diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret menjalankan program promosi dengan berbagai cara. Seperti memberikan harga khusus, undian berhadiah maupun undian langsung.
Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto “mudah dan hemat”.Lebih dari 3.500 jenis produk makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing, memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen sehari-hari. Didukung oleh 12 pusat distribusi, yang menggunakan teknologi mutakhir, Indomaret merupakan salah satu aset bisnis yang sangat menjanjikan. Keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan di bawah bendera grup INTRACO, yaitu Indogrosir, BSD Plaza dan Charmant.
ALFAMART
PT Sumber Alfaria Trijaya, selaku pemegang brand Alfamart, merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari. Perusahaan ritel yang berdiri pada 22 Juni 1999 ini membidik target konsumen dari kelompok middle-class (SES B & C).
Strategi pemasaran Alfamart memang layak mendapat ajungan jempol. Mereka berhasil memenangkan hati pelanggannya lewat dukungan TI dan penerapan strategi experiential marketing.
Plus Indomaret dan Alfamart
Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Saat ini Indomaret memiliki 5 pusat distribusi di Ancol Jakarta,Cimanggis Depok, Tangerang, Bandung , dan Surabaya. Dengan menjalin lebih dari 400 pemasok,Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya.
Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumennya dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner disetiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit BCA.
Alfamart Dengan adanya Kartu AKU, Alfamart mencoba memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Bagi anggota pelanggan yang telah memiliki kartu AKU bisa memanfaatkan keuntungan-keuntungan berbelanja di Alfamart,” kata Velina Yulianti, Marketing & Business Development Director, PT Sumber Alfaria Trijaya.
Minus Indomaret
Indomaret.
* Terdapat perusahaan franchise yang sejenis dengan harga jual franchise yang hampir sama. Seperti: investasi untuk Alfamart sebasar 300-400 juta. Investasi Indomaret berkisar 300-350 juta.
* Adanya kemungkinan beberapa gerai milik franchise yang dapat menurunkan reputasi nama franchise akibat kegagalannya memenuhi baku standar tertentu yang kemudian melakukan komplain.
* Adanya tindakan peniruan terhadap keunikan yang dimiliki franchisor yang kemudian dapat menjadi pesaing franchisor.
* Adanya franchise asing memasuki pangsa psar indonesia ,maka secara tidak langsung akan memberikan dampak negatif terhadap perusahaan.
* Timbul kekurang percayaan dari franchisee terhadap indomaret yang disebabkan franchisee tidak ikut campur dalam
Dalam mencermati bisnis baru, kadang pebisnis hanya terfokus pada keuntungan finansial. Padahal banyak keuntungan lain yang bisa diperoleh, khususnya yang membeli hak waralaba, dan Indomaret memberikan berbagai keuntungan sehingga dapat menjadi kekuatan bagi yang hendak memasuki dunia wirausaha.
Alfamart harus memutar otak. Maklum saja, dalam jarak yang tak berjauhan pasti ada minimarket kompetitor yang siap menghadang. Apalagi, mulai dari segmen hingga tata ruangnya pun tidak jauh berbeda karena lingkup bidang usahanya memang sama. Salah satu yang bisa membedakan hanyalah fasilitas, servis, dan pelayanan kepada konsumen.
Alfamart vs Indomaret
Boomingnya bisnis retail membuat kita selaku konsumen menjadi sangat dimanjakan. Betapa tidak, dulu untuk belanja sabun merek tertentu, kita harus ke pasar yang letaknya cukup jauh atau bahkan ke supermarket. Tetapi dengan adanya retailer-retailer yang sudah menjamur, berbagai macam kebutuhan bisa didapatkan dengan cukup mengunjungi salah satu gerai saja.
Dua diantara retailer termasyur di Indonesia Raya adalah Alfamart dan Indomaret. Bisa dipastikan dimana ada keramaian pasti ditempat tersebut akan segera muncul salah satu gerai dari retailer tersebut, dan tak lama kemudian pasti muncul pesaing dari retailer satunya lagi. Tidak akan dibahas, siapa dalang dan siapa ownernya. Topik ini hanya akan melihat dari sisi service dan outlook ke depan saja.
Semoga saja persaingan para retailer modern ini tidak akan mematikan pasar tradisional yang mempunyai nilai sosial kemasnyarakatan. Memang konsumen akan dimanjakan tetapi setidaknya perkembangan dari retailer ini bisa dikendalikan oleh pemerintah selaku regulator.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar